Pak Dirman dan Semangat Juang

Pak_dirmanPak Dirman (Panglima Besar Jendral Sudirman) pernah mengatakan ucapan yang kurang lebih bunyinya begini "
Semakin dekat dengan tujuan, biasanya cobaan semakin besar".

Maksudnya menurut saya, kurang lebih begini. Biasanya, saat mendekati tujuan, kita sering lalai, dan menganggap bahwa semua itu tinggal di depan mata kita, dan dengan sekali langkah kita akan mampu merengkuhnya. Namun justru saat kita lalai tersebut berbagai hal bisa terjadi. Cobaan datang menerpa, musuh/saingan menyerobot kita, cuaca yang tiba2 berbalik memusuhi kita, dll. Makanya kita perlu meningkatkan kewaspadaan justru pada saat2 terakhir kita melihat seakan2 kemenangan di depan mata.

Justru di saat kita merasa bahwa segala sesuatu begitu sempurna, jalan yang diberikan oleh Tuhan begitu baik, kita jadi bertanya2 ada apa dengan semua ini. Beberapa orang dapat menyelesaikannya dengan mudah, beberapa orang justru terjebak dengan pikiran bahwa kemenangan sudah ada di tangan.

Contoh gampangnya misalnya pemain bulu tangkis yang sudah menang 14-1, dan merasa bahwa dengan sekali sabetan dia akan berhasil mengalahkan lawannya. Tetapi ternyata kondisi berbalik. Si lawan bisa mengejar dengan point 2-14. Si pemain bulu tangkis masih berpikir tenang2 saja, toh si lawan masih ketinggalan banyak. Si lawan mengejar lagi 3-14, begitu seterusnya sampai deuce 14-14. Sampai titik ini, sang pemain baru sadar bahwa pemain lawannya telah berhasil mengejar ketinggalan begitu banyak. Mental pemain lawan semakin naik seiring pertambahan point, sementara mental pemain pertama semakin babak belur.

Untuk mengantisipasi hal2 tersebut di atas, kuncinya adalah mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. Semakin kita dekat dengan tujuan, semakin kita dekat dengan kemenangan, justru itulah ujian kita. Apakah kita berhasil menyelesaikan babak pertarungan kita dengan kesuksesan, ataukah kita bakal gagal menyelesaikannya karena lalai atau kurang antisipasi. Semoga tulisan ini bisa jadi refleksi kita bersama.

Leave a Reply